2168. THALAK DENGAN SESUATU YANG BESAR SEPERTI SATU TRUK?

(Foto: Shutterstock)

𝗣𝗲𝗿𝘁𝗮𝗻𝘆𝗮𝗮𝗻:
Untuk teman2 yg ada di group ini saya pingin tanggapannya jika anda sempat 👇

Saya fokus ke konteks lafadz aja gak mau bicara soal niat hati.

Semisal ada orang mentalak istrinya dgn bahasa > saya ceraikan kamu 1 truk🚚.
Kata2 itu di anggap talak 1 apa 3 ?
[𝗠𝗵𝗺𝗱𝗯𝗱𝗿𝘀]

𝗝𝗮𝘄𝗮𝗯𝗮𝗻:
Dalam permasalahan yang ditanyakan ulama Syafi'iyah berselisih pendapat:
1. Termasuk talak satu menurut mayoritas ulama.
2. Termasuk talak tiga Menurut pengarang kitab Al Ubab (Imam al-Muzajjad) kitab Al Ubab.

(قَوْلُهُ: وَلَوْ قَالَ عَدَدَ أَلْوَانِ الطَّلَاقِ) قَالَ فِي الرَّوْضِ فَصْلٌ قَالَ أَيْ وَلَا نِيَّةَ لَهُ أَنْتِ طَالِقٌ مِلْءَ الدُّنْيَا أَوْ مِثْلَ الْجَبَلِ أَوْ أَعْظَمَ الطَّلَاقِ أَوْ أَكْبَرَهُ بِالْمُوَحَّدَةِ أَوْ أَطْوَلَهُ وَقَعَتْ وَاحِدَةٌ. اهـ.

وَلَوْ قَالَ أَنْتِ طَالِقٌ مِلْءَ السَّمَوَاتِ وَقَعَتْ وَاحِدَةٌ فَقَطْ كَمَا فِي الْأَنْوَارِ وَمِثْلُهُ أَنْتِ طَالِقٌ مِلْءَ الْبُيُوتِ الثَّلَاثَةِ فَيَقَعُ وَاحِدَةٌ فَقَطْ كَمَا وُجِدَ بِخَطِّ شَيْخِنَا الشِّهَابِ الرَّمْلِيِّ خِلَافًا لِمَا فِي الْعُبَابِ مِنْ وُقُوعِ الثَّلَاثَةِ، وَيُؤَيِّدُ مَا قَالَهُ شَيْخُنَا مَسْأَلَةُ الْأَنْوَارِ الْمَذْكُورَةِ م ر
“(Perkataan Pengarang ""Dan seandainya suami berkata: [Aku menalakmu] sebanyak macam-macam talak") Penulis kitab Ar-Raudh berkata dalam sebuah pasal: "Seandainya suami berkata—yaitu dalam keadaan ia tidak memiliki niat tertentu—: 'Kamu tertolak sepenuh dunia', atau 'seperti gunung', atau 'dengan talak yang paling agung', atau 'paling besar' (dengan huruf ba [أكبره]), atau 'paling panjang', maka jatuh talak satu saja." Selesai kutipan.

Dan seandainya suami berkata: "Kamu tertolak sepenuh langit", maka jatuh talak satu saja, sebagaimana yang tercantum dalam kitab Al-Anwar dan yang serupa dengan hal itu adalah ucapan: "Kamu tertolak sepenuh tiga rumah ini", maka jatuh talak satu saja, sebagaimana ditemukan dalam tulisan tangan guru kami, As-Syihab Ar-Ramli. Pendapat ini berbeda dengan apa yang tercantum dalam kitab Al-Ubab yang menyatakan jatuhnya talak tiga. Pendapat yang disampaikan oleh guru kami (As-Syihab Ar-Ramli) ini didukung oleh masalah dalam kitab Al-Anwar yang telah disebutkan di atas. Kutipan (Imam Muhammad Ramli)”.
[Hasyiyah Al 'Ubbadiy Ala At Tuhfah VIII/50]

Wallahu A'lamu Bis Shawaab

(Dijawab oleh: 𝗜𝘀𝗺𝗶𝗱𝗮𝗿 𝗔𝗯𝗱𝘂𝗿𝗿𝗮𝗵𝗺𝗮𝗻 𝗔𝘀 𝗦𝗮𝗻𝘂𝘀𝗶)

𝙇𝙞𝙣𝙠 𝘼𝙨𝙖𝙡>>

Komentari

Lebih baru Lebih lama